Jumat, 10 April 2015

Tuntunan Haji Dan Umroh

TUNTUNAN PRAKTIS IBADAH HAJI

Pengertian Haji
Sengaja datang ke Mekah, mengunjungi Ka’bah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan.
Keutamaan Haji
  1. Ibadah Haji merupakan salah satu perintah Allah yang harus dikerjakan, bagi yang mampu.
  2.  Ibadah Haji merupakan Jihad fi Sabilillah.
  3. Ibadah Haji dapat menghapuskan dosa, bagi yang menjalankannya sesuai dengan     perintah Allah SWT.
  4. Haji dan Umroh merupakan kifarat/penebus dosa.Ada dosa yang yang hanya dapat ditebus dengan wukuf di Arafah saat Ibadah Haji.
  5. Surga adalah balasan bagi Haji yang mabrur.
  6. Biaya yang dikeluarkan untuk Ibadah Haji merupakan infaq fi sabilillah.

MACAM-MACAM HAJI

Ditinjau dari cara pelaksanaannya, ibadah haji dibedakan dalam tiga jenis berdasarkan tata cara atau urutan pelaksanaannya yaitu:
1. HAJI IFRAD, yaitu melaksanakan secara terpisah antara haji dan umroh, dimana masing-masing dikerjakan sendiri, dalam waktu berbeda tetapi tetap dalam satu musim haji. Pelaksanaan ibadah haji dilakukan terlebih dahulu, selanjutnya melakukan Umrah dalam satu musim haji.
Rincian Pelaksanaan
a. Ihram dari miqat untuk haji
b. Ihram lagi dari miqat untuk umrah
c. Tidak membayar dam
d. Disunatkan Tawaf Qudum
2. HAJI QIRAN. Qiran artinya bersama-sama, adalah melaksanakan ibadah haji dan umrah secara bersama-sama. Dengan cara ini, berarti seluruh pekerjaan umrahnya sudah tercakup dalam pekerjaan haji.
Rincian Pelaksanaan
a. Ihram dari miqat untuk haji dan umrah
b. Melaksanakan semua pekerjaan haji
c. Membayar dam
3. HAJI TAMATTU. Tamattu artinya bersenang-senang adalah melakukan umrah terlebih dahulu dan setelah selesai baru melakukan haji. Banyak jama’ah yang memilih Haji tamattu karena relative terlebih mudah karena selesai Thawaf dan Sa`i langsung tahallul agar terbebas dari larangan selama Ihram. Biasa dilakukan oleh Haji dari Indonesia
Rincian Pelaksanaan
a. Ihram dari miqat untuk umroh
b. Ihram lagi dari miqat untuk haji
c. Membayar dam
PERJALAN IBADAH HAJI INDONESIA (HAJI TAMATTU)
Sebelum melakukan perjalanan panjang lebih – lebih harus menginap, maka dianjurkan untuk melakukan Shalat Safar. Shalat Safar adalah shalat sunah mutlak yang boleh dikerjakan kapan saja sesuai dengan waktu kita mau bepergian. Rakaat pertama setelah Al Fatihah membaca Surat Al Kafirun dan pada rakaat kedua membaca shalat Al Ikhlash.
Tatkala bangun dari duduk setelah sholat safar, maka bacalah do’a ini:
Ya Allah hanya kepadaMU lah aku menghadapkan wajahku dan hanya kepadaMU lah aku berpegang teguh (berlindung). Ya Allah cukupkanlah bagiku perkara yang menyusahkanku dan yang tidak menyusahkanku. Ya Allah bekalilah aku dengan ketaqwaan dan ampunilah dosaku.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar